Gak Enaknya Jadi Orang Jombang Part I

Perkenalkan nama saya Rizky dan saya berasal dari Jombang. Teman kuliah biasa memanggil saya Mek. Sederhana ya M - E - K = MEK, se-sederhana orangnya hehe. Saya kuliah di Kota Malang teman, dan alhamdulillah saya mampu lulus dengan predikat memuaskan. Saya lulus 5 tahun lebih, PUUUUAAAASS saya. Selama kehidupan kuliah, saya jadi tahu suatu hal teman-teman. Ternyata jadi orang Jombang itu susah dan bahkan terkesan nggak enak. Kenapa.? Karena Jombang gak terkenal teman-teman.
jombang?

Masak waktu awal masuk kuliah ya, banyak banget teman sejurusan yang gak tau Jombang. Pas kenalan tanggepannya sama semua loh. "Jombang? haha mana tuh bro?"; "Jombang? ooh luar jawa yak?"; "Jombang....?" *sambil bengong bego gitu*. Ini orang padahal dari situbondo, masih satu provinsi loh... tapi gatau jombang. Eeh tiba-tiba temen lainnya nyamber, "itulooh... yang kalau dari Mojokerto mau ke Nganjuk, nah itu kan lewat Jombang" *habis ngomong gitu langsung pergi*. Nih orang KURANG AJAR emang, ngeselin banget. saya kalau dari Mojokerto mau ke Nganjuk, itu lewat jalan. Bukan lewat Jombang. Itu beda loh teman-teman. Jangan disamain ya.

Kalau dulu, memang iya. Boleh kalian nyamain Jombang sama jalan. Dulu memang jarang orang luar yang berhenti/menjadikan jombang tujuan berlibur dsb, kebanyakan cuma numpang lewat doang. Ya karena dulu semua yang ada di jombang serba nanggung. Wisata alamnya gak bagus-bagus amat, mol dikit dan gak ada yang keren, sarana transportasinya pun jelek. Mangkanya jarang orang ke jombang. Paling-paling yang berhenti ya, yang kerja di Jombang, yang punya sodara, yang mau numpang pipis.

Tapi itu dulu teman-teman, sekarang Jombang udah terkenal. Karena Gus Dur.... Eh karena makamnya sih... Sekarang semua orang tau Jombang, siapa cobak yang gatau? Yaa orang Jombang sendirilah haha... Ini beneran gak bohong, saya pernah ngopi di daerah deket SMA 2 Jombang. Lagi enak ngopi, tiba-tiba disamperin cowok pakai seragam sekolah. Auranya gelap dan agak bau gitu.. Ntah itu anak sekolah mana, saya gatau. Ternyata dia mau pinjem korek api, yaudah tanpa pikir panjang saya pinjemi aja *ya biar cepet pergi maksutnya*.
Ternyata waktu balikin, dia sambil basa-basi. Tanyalah dia,
X : "Jombang mana mas?"
Y : "Bareng mas"
X : "heeh... Ndi iku mas (mana itu mas)?"
Y : "ya Jombang, kecamatan Bareng"
X : " oh... Hahaha, yauda mas makasih koreknya *pergi*
Seriusan kayak gitu... GOBLOK
Orang Jombang sendiri padahal... GOBLOK kan.
Kenapa saya yakin dia orang jombang, karena dia pakek seragam sekolah. Gak mungkin dia dari luar jombang, karena dia ngopi+ngrokok bukan pipis. Hahaha.... GOBLOK tuh orang.. Udah goblok.. Bau lagi..

Karena makam Gus Dur, Jombang makin terkenal. Sekarang, banyak orang datang ke Jombang dan gak cuma buat pipis. Banyak orang Ziarah ke makam Gus Dur, dan yang dateng pun macam-macam orangnya. Dari yang masih muda, sampai yang hampir musnah; Dari laki-laki, perempuan, sampai yang tak terdefinisikan juga ada; Kendaraan yang dibawah pun beragam. Ada yang bawa motor, mobil, angkot, pick up, sepatu roda, awan kinton. Macem-macem pokoknya.

Karena makan Gus Dur juga, Jombang lebih berkembang. Perekonomian masyarakat sekitar lokasi meningkat. Membuka peluang kerja baru di dekat lokasi makam. Seperti dagang, lahan parkir, penginapan, sampai jadi polisi cepek. Infratruktur jalan disekitar sana  juga makin bagus. Jalan yang dulu bolong, sekarang ditambal. Yang dulu bergelombang, sekarang dimulusin. Yang dulu belok belok, sekarang dilurusin. Kurang keren apa cobak.

Fenomena yang luar biasa, dan membuat kita sedikit bertanya-tanya. Penasaran gitu. Beberapa saat lalu saya memikirkan hal tsb. Saya berpikir.. berpikir.. berpikir.. sampai saya bosan. Sampai akhirnya saya memutuskan, memutuskan untuk menyerah. Hahaha.... Bukan apa-apa, hanya aja saya adalah orang yang percaya pola. Polanya adalah. 1) Gus Dur = salah satu tokoh besar dari Jombang; 2) Gus Dur sudah meninggal dan dimakamkan di Jombang; 3) Makam Gus Dur buat Jombang lebih maju.
Saya berpikir keras soal ini. Sampai akhirnya saya mencapai suatu pertanyaan besar yang tak terjawab. "apakah untuk lebih memajukan Jombang, kita perlu menumbalkan tokoh besar lainnya.???"
Baca selengkapnya

Kuliah lama? Siapa Takut!

Halo teman semua, 
Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu baik ya
Bertemu kembali dengan artikel baru saya. Pada artikel ini saya kembali akan memaparkan pemikiran aneh saya berdasarkan pengalaman serta pertimbangan dari sumber-sumber yang lain. Artikel ini ditujukan kepada para "pejuang kuliah" agar semakin semangat menjalani kehidupan kuliahnya dan agar ada hiburan aja buat mereka hehe.
mahasiswa

Tidak ada unsur yang bersifat negatif pada artikel ini yang dengan sengaja dituliskan. Namun bila ada pihak-pihak yang merasa tidak enak hati, saya mohon maaf.

Pendahuluan

Banyak orang menganggap lamanya proses kuliah itu identik dengan kejelekan. Bahkan mungkin kalian juga beranggapan seperti itu. "orang yang kuliahnya lama itu bodoh, malas, madesu, jarang mandi, sempak udah tiga hari gak ganti, bau.... Apalagi..? Banyak deh." mungkin ada benarnya juga, tapi kan gak semua seperti itu. 

Menurut saya, orang yang kuliah lama adalah orang yang keren. Menahkluklah tantangan di ujung tanduk, itukan memacu adrenalin yang tinggi. keren loh. Gak semua orang bisa loh kayak gitu hehe. Saya yang kuliahnya lima tahun, nyesel banget kawan. Harusnya lebih lama lagi, sayang banget. Karena banyak banget enaknya bisa kuliah lama kawan.

Enaknya Kuliah Lama

1. Banyak Pengalaman

    Masa sekolah berbeda dengan masa perkuliahan, dan tentu saja menjadi fase baru perubahan kalian menuju kedewasaan. Mungkin hehe.. Yang dulu selalu di-suapin orang lain, kini berubah "mencerna sendiri." Persoalan yang dihadapi pun bertambah tingkatannya atau rumitnya. Menghadapi orang-orang baru dengan tingkat pemikiran dan pemahaman yang beraneka ragam. Kehidupan perkuliahan yang kalian jalani, sedikit banyaknya akan membentuk diri kalian. Semuanya akan menjadi "pemantap" untuk hidup bermasyarakat selanjutnya.

    Pengalaman setiap orang akan ditentukan oleh tempat dan orang-orang disekitarnya. Tentu antara satu dengan yang lainnya akan ada pembeda, walaupun hidup dijalur/background yang sama. Disinilah keunggulan kuliah lebih lama. Semakin lama kalian menjalani kehidupan perkuliahan, semakin beragamlah pengalaman kalian. "yaa dunia selalu mengalami perkembangan dan perubahan, tidak menuntut kemungkinan persoalan yang sama akan membutuhkan penyelesaian yang berbeda." Mungkin akan terdengar lebih merepotkan atau bahkan sangat merepotkan. Tapi kembali lagi, pengalaman dan kematangan kalian dalam menyelesaikan permasalahan akan lebih terasah dan tentunya lebih bijak. 

    2. Mengembangkan Diri

    Masa perkuliahan akan mempertemukan kalian dengan hal-hal baru. Orang baru, pemikiran baru, kebiasaan/kesukaan baru dan masalah baru. Tanpa kalian sadari, kalian akan belajar sesuatu yang bahkan melenceng jauh dari pembelajaran di jurusan kalian. Itulah manfaat lain yang bisa kalian dapatkan. Bijak sekali... hehe. Masa kuliah adalah saat yang tepat untuk mengeksplor minat dan bakat kalian. Banyak sekali media untuk mengembang diri kalian, mulai dari UKM, organisasi kampus dan luar kampus, komunitas dan perkumpulan-perkumpulan lain.

    Kalian dapat mengasah kemampuan kalian atau bahkan menemukan kemampuan baru. Ingat kawan, masa studi di jurusan bisa menjadi sangat membosankan, dengan mengikuti hal-hal tersebut kalian akan memiliki pembeda sehingga kegiatan kalian tak monoton dan membosankan. Tolak ukur keberhasilan di perkuliahan mungkin berdasarkan IPK, tapi memiliki soft skill akan memberikan kalian nilai lebih. Banyak loh rekruitmen perusahan yang kualifikasinya diwajibkan aktif organisasi/komunitas tertentu. Dan tentu saja, keuntungan dimiliki oleh mahasiswa dengan masa kuliah yang lama. Semakin lama maka semakin banyak waktu untuk menemukan atau memilah media pengembangan diri. Ya tentunya yang sesuai dengan diri kalian.

    3. Investasi Jaringan Kerja

    Jaringan merupakan hal penting yang harus kita perhatikan. Ingat.!! suatu tidak akan berjalan baik tanpa adanya jaringan. Jangan jadi kupu-kupu alias kuliah pulang kuliah pulang, kalian perlu membentuk jaringan pertemanan. Entah dengan teman kuliah, dosen, teman organisasi/komunitas atau bahkan dengan orang lain, "tentunya yang sesuai ya." Dengan itu, akan mempermudah kalian menggali informasi dalam menjalani kehidupan perkuliahan, penyelesai persoalan yang dihadapi dan menentukan rencana hidup kalian selanjutnya.

    Semakin luas pergaulan kalian, semakin banyak pula jaringan yang dapat kalian bentuk. Begitu pula dengan semakin lamanya masa perkuliahan kalian. Kalian akan memiliki waktu lebih panjang untuk mencari atau membentuk jaringan pertemanan. Kalian perlu membentuk jaringan yang baik agar bermanfaat untuk kehidupan selanjutnya. 

    4. Pendapatan Tetap

      Meski belum berpenghasilan, seorang mahasiswa memiliki pendapatan tetap. Apakah itu? Benaar... Uang saku haha. Biasanya kita dapatkan rutin setiap awal bulan. Udah kayak gaji kan haha. Semakin lama kalian kuliah, semakin lama pula kalian dapat pendapatan tetap. Kurang enak apalagi cobak haha.

      Mungkin kalian berfikir "ngapain ngandelin uang saku dari ortu, mending cepet lulus terus kerja, dapet penghasilan sendiri." Yaaa pemikiran yang wajar memang dan semua juga maunya kayak gitu. Tapi kalian juga harus realistis kawan. "Gak semua yang kalian inginkan selalu terwujud. Gak semua yang kalian rencanakan selalu berjalan lancar." Jadi pikirkan semua sampai matang. Dengan kuliah lebih lama, kalian akan memiliki waktu lebih dalan menentukan dan memikirkan rencana hidup kalian tanpa kuatir persoalan finansial kalian hehe.

      5. Bersyukur

      Mendapat kesempatan mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi merupakan harapan banyak orang. Tidak semua orang memiliki kesempatan seperti itu, jadi bersyukurlah kalian yang dapat kuliah. Udah enak dikasih nikmat bisa kuliah, malah minta pengen cepet lulus, dapet IPK tinggi, dapat kerjaan enak dengan gaji wow. Jangan egois gitulaah. Ingat kawan, kehidupan itu seperti roda, kadang diatas kadang juga dibawah. Belum tentu kalian mendapat keberuntungan dua kali, jadi syukuri aja dan nikmati prosesnya hehe. Contohlah mahasiswa yang masa kuliahnya lama. Mereka menyukuri nikmat itu dan menjalaninya tanpa beban hehe.


      Penutup

      Itulah lima keuntungan yang dimiliki mahasiswa dengan masa kuliah yang lama. Bagaimana kawan, Masih takut buat kuliah lama? Saya minum duaaa... hahahha. Demikian artikel kali ini, semoga ada manfaatnya ya haha. Saya tekankan lagi, artikel ini ditujukan bagi teman-teman yang sedang berjuang menjalani perkuliahan agar lebih semangat. Bila kalian memang merasa lebih enak kuliah cepat, ya lakukan saja. Jalani semua yang kalian yakini dan kalian iniginkan kawan hehe. Mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan, saya hanya berpendapat. Sampai bertemu di artikel selanjutnya.
      Daaah

      Baca selengkapnya

      5 Hal Penyebab Jombang Gak Kalah

      Halo teman-teman.
      Perkenalkan, nama saya Mek dan saya berasal dari Jombang. Menurut saya, Jombang itu gak kalah dibandingkan kota lain di Jawa Timur, bahkan di Indonesia. Walaupun Jombang sebenernya kabupaten
      jombang

      Berikut 5 hal yang menyebabkan Jombang gak kalah dengan kota lain.

      1. Terkenal

      Sesuatu/seseorang yang terkenal pasti punya sapaan akrab, kota juga gitu. Surabaya terkenal dengan sebutan kota pahlawan. Kota Malang juga punya, banyak lagi. Kota pendidikan, kota bunga, kota ruko, spanduk, papan iklan, papan pengumuman. Banyak pokoknya, mungkin karena pergaulannya yang luas, bebas, tak beraturan. entah saya juga bingung. Tapi Jombang gak kalah, Jombang biasa disebut Kota Santri (wiki). Sangat sopan, berpendidikan dan religius bukan... Haseek....

      2. Macet

      Semua yang pernah ke Surabaya dan Malang pasti tau kalau keduanya sering macet. Tapi itu gakpapa teman. Menurut saya, salah satu sarat suatu kota di Indonesia pantas disebut kota besar adalah harus macet. Karena kalau udah macet, fix itu kota besar. Jadi berlomba-lombalah memacetkan kota kalian.

      Walaupun intensitasnya gak setinggi Surabaya/Malang, di Jombang juga ada macet. Sekalinya macet itu, yang biasanya waktu tempuh 30menit bisa sampai lebih. Saya pernah ya mau main ke rumah teman di pusat Jombang sana. Janjian kumpul jam 10 pagi. Biasanya kalau naek motor kesana paling 20 menitlah, jadi kalau janjian saya berangkatnya 09.30. Tapi hari itu rasanya lama banget, udah sejam belum nyampek, Jam 11 belum juga nyampek. Itu memang saya belom berangkat ya, males aja kalau dateng duluan kan, yang lain juga pasti ngaret haha.

      3. Landmark

      Salah satu syarat sebuah kota yang baik adalah memiliki landmark/bangunan yang dijadikan ciri khas. Landmark dibuat dengan tujuan sebagai penanda/petunjuk penentu arah. Selain itu landmark biasa dibuat untuk mempercantik/memperindah kawasan. Haseek... anak Planologi cuy haha...
      Surabaya punya tugu pahlawan, Malang punya tugu malang, dan Jombang punya ringin contong.

      Buat yang belum tahu, ringin contong itu lebih keren dibandingkan landmark kota lain. Selain memiliki fungsi diatas, dalam pembangunannya ringin contong sudah menerapkan konsep sustainable. Jadi ringin contong sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan warga Jombang. Iya ringin contong itu tandon air sebenernya, keren kan... Sustainable banget.

      4. Club Bola

      Mungkin semua orang sudah tahu, Surabaya dengan Persebaya-nya, Malang dengan Arema-nya. Jombang juga punya club bola teman-teman, namanya PSID. Persatuan Sepakbola Indonesia Djombang. pakek "Dj" cuy, klasik abiss... PSID biasa dijuluki "kebo kicak," atau digambarkan seperti manusia berkepala kerbau. anggaplah siluman kerbau.

      Tapi memang jarang orang tahu tentang PSID. Bahkan banyak warga Jombang yang sekedar pernah dengar saja. Ironis memang. Inikan bahaya, bila dibiarkan terus eksistensi PSID akan makin terkikis. Bisa-bisa beberapa tahun lagi PSID akan asing di Jombang. Kasian kan, dari club bola berubah jadi mitos, jadi cerita pengantar tidur, adanya di novel mistis, dibuku siksa neraga. kan gak enak yaa.. Kadang saya berpikir, apa ini karena sebutan PSID ya.? Siluman Kerbau cuy, indosiar aja udah gak minat loh soal siluman-siluman gitu.

      5. Tokoh Besar

      Mungkin Surabaya punya Bung Tomo, Malang dengan Ken Arok dan Ken Dedes-nya. Jombang gak kalah cuy. Jombang punya banyak tokoh besar. Ada KH. Hasyim Asy'ari tokoh pendiri NU, Emha Ainun Nadjib atau biasa dipanggil Cak Nun sebagai tokoh budayawan, dan tentu saja ada KH. Abdurrahman Wahid atau biasa dipanggil Gus Dur.

      Siapa cobak yang gak tahu Gus Dur. Satu Indonesia pasti tahu itu. sang yondaime hokage, penyumbang terbesar pendapatan daerah di Jombang lewat parkir wisatanya haha.
      Baca selengkapnya

      CARA NAKAL YANG TEPAT

      Halo teman-teman..
      Bagaimana kabar kalian.? Semoga selalu baik ya..
      Pada artikel ini saya akan memberikan tips/trik untuk kalian semua. Semua yang saya tuliskan merupakan hasil pemikiran dan pertimbangan dari pengalaman saya. Semoga bermanfaat untuk teman-teman.

      Pendahuluan

      Hanya ada satu unsur kepentingan pada tulisan ini, yaitu kepentingan penulis sendiri. Tulisan ini murni ditujukan kepada penulis sendiri haha. "ya kalau dipublish kan sewaktu-waktu bisa saya baca lagi sebagai pengingat hehe." tapi yaa siapa tahu teman-teman ada yang butuh juga kan yaa kan lumayan berguna juga hehe.

      Hal-hal yang perlu diperhatikan agar nakalmu tepat sasaran

      1. Kenali kegiatanmu

      Jika berencana melakukan kenakalan, kalian perlu tahu seluk beluk kegiatan itu. Mulai dari cara melakukannya, hal yang dibutuhkan, resikonya dan cara mengatasi resiko. Dengan mengetahuinya diharapkan kegiatan kalian dapat berjalan lancar dan terkendali.

      2. Kenali dirimu

      Kalian perlu mengetahui diri kalian. Kapasitas kalian dalam memilih kenakalan. Jangan melakukan sesuatu yang dalam pengerjaannya membebani kalian. Atau mungkin melakukan kenakalan yang bisa menyebabkan orang lain berfikir, "ihh gak pantes." Nakal juga harus elegan guys. Contoh: kalian berencana memakai narkoba, padahal kondisi kalian buat makan sehari-hari susah. Narkoba harganya mahal loh. Jadi jangan ya, mending ngelem aja pakek sepatu bekas futsalan. Itu juga uda mabok kok, cukuplah kalau buat "ngefly ngefly-an."

      3. Kenali sekitar

      Ingat teman-teman, manusia adalah mahkluk sosial "aseek." Dalam hidup ini kalian gak sendirian. Ada orang tua, saudara, teman, temannya saudara. Bahkan ada instansi yang mungkin terpaksa terikat dengan kalian. Kayak sekolah, universitas, kantor, tempat tongkrongan, grup line. Jadi ketika kalian merencanakan berbuat kenakalan, pastikan hanya kalian yang akan merasakan semua "manfaat"nya, pastikan efek negatifnya tidak menyebar kesekitar kalian.

      4. Bijaklah

      Kalian harus bijak dalam melakukan kenakalan. Contoh: kalian berencana minum alkohol sampai mabok. Maka lakukan itu dengan bijak. Pilihlah tempat yang sesuai. Rencanakan dengan baik agar keinginan kalian tersampaikan dan tidak ada yang mengganggu ditengah kegiatan berjalan. Pastikan juga kegiatan kalian tidak mengganggu orang lain. Jika perlu, buatlah surat izin keramaian dari RT atau kantor polisi terdekat.

      5. Pikir ulang

      Setelah mempertimbangkan hal diatas, selanjutnya kalian perlu memikirkan ulang rencana kenakalan kalian. Hal ini dimaksudkan agar kalian bisa memastikan rencana kalian sudah matang. Jika perlu, buatlah studi kelayakan dari rencana tsb. Yaa studi kelayakan bisa dari segi finansial, sosial, lingkungan dsb. Yakinkan kembali diri kalian bahwa rencana kenakalan itu bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

      Pastikan rencana kenakalan kalian layak untuk dilakukan. Dan yang paling penting, pastikan bahwa kalian layak melakukannya. Maksud layak disini yaitu, kalian sudah yakin ketika melakukannya timbangan kebaikan kalian masih lebih berat dari pada keburukan kalian. "ya sebagai seorang hamba Tuhan, kita pasti ngarep surga kan dihari akhir haha." Jadi Pikirkan kembali semuanya teman.

      Penutup

      Mungkin itu dulu tips/trik tentang "nakal harus tepat" yang dapat saya berikan. Sebelum mengakhiri artikel ini, saya akan memberikan satu lagi pertimbangan. 
      ingat!

      Tanpa kalian sadari, dalam kehidupan sehari-hari kalian juga sudah melakukan berbagai kenakalan. Jadi pikirkanlah lagi ketika akan melakukan kenakalan lebih jauh. Sekian dan terima kasih.
      Baca selengkapnya

      MERDEKA...!!! atau MERDEKA...???

      Halo teman-teman,
      Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu baik.
      Pada tulisan ini, saya ingin menambah "beban pikiran" kalian terkait sesuatu yang saya bingungkan. "Biar kebersamaan diantara kita tetap terjaga hahaseek." Mungkin kalian akan merasa aneh bahkan bingung, "ini blog kok gini?" "yang lain ngasih trik/tips, kok ini ngasih beban?" "apa bloggernya sakit?" "baru belajar bikin blog kok udah sakit." Tenang kawan, "kalian tidak sendiri, saya juga bingung hahaha." Tapi nggakpapa ya, dari pada kalian gak ada bacaan haha. Okee kita mulai aja yaa...

      Pendahuluan

      Beberapa saat yang lalu, tepat 17 agustus 2017 kita merayakan ulang tahun Indonesia tercinta. Sudah 72 tahun usia negeri tercinta kita.
      berjuang

      Bagi manusia, usia 72 tahun mungkin merupakan usia yang terbilang cukup. "cukup tua haha." usia dimana seseorang bisa dibilang "memiliki banyak pengalaman hidup, pengetahuan dan kedewasaan yang luar biasa." Tapi bagi suatu negara? Apakah bisa disamakan?

      Saat ini banyak perbedaan pendapat soal kemerdekaan negara kita. kalian juga pasti sudah mengetahuinya, 'kalau ada yang belum tahu, yaa ini saya kasih tau." Kejadian ini benar-benar terjadi teman. Terlepas dari pertimbangan serta sumber informasi yang mereka dapatkan, banyak yang beranggapan negara kita belum sepenuhnya merdeka. Seperti gambar yang tersebar di internet atau yang biasa disebut meme. Banyak meme beredar dengan ucapan "Merdeka Itu Omong Kosong"|"secara ekonomi, sosial, politik masih dijajah"| "merdeka kok masih banyak yang kelaparan dan kemiskinan" dsb.

      Setelah kalian tahu, lalu bagaimana menurut kalian? Menurut pendapat kalian, saat ini Indonesia "Merdekah...!!! atau Merdeka...???

      Merdeka...!!! atau Merdeka...???

      "Merdeka...!!!" merupakan suatu kata dengan tanda baca yang menunjukkan seruan untuk menunjukkan perasaan atau suara tinggi (wiki). Sedangkan "Merdeka...???" merupakan suatu kata dengan tanda baca yang menunjukkan pertanyaan (wiki). "ini sekedar informasi untuk yang belum tahu atau belum sadar ya haha."

      Menurut kbbi, kata  merdeka memiliki arti bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya); berdiri sendiri; tidak terkena atau lepas dari tuntutan; tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; dan juga berarti leluasa. Menurut kalian secara arti kata saja, saat ini Indonesia "Merdekah...!!! atau Merdeka...???

      Sebelum kalian memutuskan, akan saya berikan pertimbangan lagi. Berikut merupakan data kondisi Indonesia yang saya dapatkan dari web Badan Pusat Statistik Indonesia. Menurut data hasil proyeksi penduduk tahun 2010, jumlah penduduk Indonesia tahun 2017 sebesar 261.890,9 ribu jiwa. Pembangunan manusia terus mengalami kemajuan dengan meningkatnya indeks pembangunan manusia (IPM). Pada tahun 2016 IPM mencapai 70,18 merupakan kategori yang tinggi. Jumlah penduduk miskin pada maret 2017 sebanyak 27,77 juta jiwa. Jumlah penganguran pada februari 2017 sebanyak 7,01 juta jiwa. Tingkat pengangguran tertinggi terdapat pada lulusan SMK yaitu sebesar 9,27 juta jiwa. Penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja menurut pendidikan pada februari 2017, jumlah tertinggi adalah pada lulusan SD ke bawah yaitu sebesr 52,59 juta jiwa.

      Inilah kondisi negara kita kawan. Kondisi Indonesi berdasarkan data yang diterbitkan instansi pemerintah. Lalu bagaimana menurut kalian, saat ini Indonesia "Merdekah...!!! atau Merdeka...???"

      Penutup

      Dari tulisan diatas dapat kita simpulkan bahwa, negara tercinta kita "sudah merdeka" kawan. Kebebasan perpendapat, berekspresi dan mendapatkan informasi sudah kita rasakan. Mungkin yang berbeda hanyalah tingkat "merdeka"nya. Bingung ya? haha saya juga bingung ngomongnya. Contohnya seperti ini, dua orang pekerja mendapatkan upah kerja sebesar 3 juta, yang satu merasa puas dan satunya belum puas. Atau mungkin seperti, sebagian orang menilaimu ganteng/cantik, tapi sebagian yang lain menganggapnya tidak. Persepsi tiap orang memang berbeda, jadi bila kalian menganggap Indonesia belum merdeka, apa yang akan kalian perbuat agar Indonesia bisa merdeka sesuai dengan makna merdeka yang kalian impikan?

      Sekian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mampir dan sampai bertemu di artikel berikutnya.
      Daah....
      Baca selengkapnya

      10 Tahap Memilih Jurusan Kuliah Part I

      Pada artikel ini saya ingin sharing sesuatu yang saya rasakan sebagai lulusan baru. Saya ingin memberikan pertimbangan kepada teman-teman yang berniat meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi terkait pemilihan instansi dan jurusan.  
      bingung #1

      Pendahuluan

      Menyelesaikan sesuatu yang kita mulai merupakan sesuatu yang membahagiakan, bahkan terkesan membanggakan. Sama halnya dengan lulus kuliah, seperti yang saya rasakan. Ratusan hari saya menjalani kehidupan kuliah. Berjibaku dengan tugas, dipaksakan hidup dengan orang-orang baru. manis, pahit, asam. "fuuuuh... gado-gado rasanya." Akhirnya saya berhasil lulus dengan predikat memuaskan. Lima tahun lamanya "puuaaass lamanya." Saya senang banget "aahhh.... akhirnya saya bebas.!" "akhirnya saya berhasil keluar dari belenggu ini." yeeee buka rantai, tempel sticker lulus di leptop. Seneng banget pokoknya.

      Singkat cerita, setelah lulus saya memutuskan mencari pekerjaan yang saya inginkan. Banyak lowongan pekerjaan yang saya kirimkan baik melalui online, Job Fair, Bursa Kerja dan lainnya. Namun saya melihat sulit sekali menemukan posisi pekerjaan yang sesuai dengan jurusan saya. Sampai akhirnya saya berfikir, "apakah saya telah salah masuk jurusan?" Jujur saya saya dulu memutuskan masuk jurusan karena bercandaan dengan teman saya. Teman sekolah saya dulu memutuskan kuliah jurusan arsitektur dan sipil, dan kata guru konseling saya "jurusan tata kota itu enak, calon orang sukses, nanti bisa merintah orang sipil dan arsitek bla..bla.. bla.." Yaaa itu meman becandaan antara guru dan kami saat itu haha. Sampai akhirnya saya masuk jurusan itu dan inilah yang saya rasakan.

      Saya memutuskan untuk membuat artikel ini, dengan harapkan dapat menjadi pertimbangan teman-teman. Yaaah agar tidak merasa salah jurusan seperti yang saya rasakan. Simpel kan? "yaah saya memang sederhana orangnya hahhaa." Oke langsung saja, berikut pertimbangan untuk menentukan jurusan kuliah.

      PERTIMBANGAN MEMILIH

      Tips yang akan saya berikan ini merupakan hasil pemikiran saya berdasarkan pengalaman dan pertimbangan dari berbagai blog lain atau hasil sistem pencarian lainnya.

      1. Kemampuan kalian

      Sebelum kalian menentukan suatu instasi perguruan tinggi dan jurusan yang akan kalian jadikan tempat menempuh pendidikan, hendaknya kalian mengetahui kemampuan kalian. Kemampuan yang saya maksudkan ini seperti nilai ijazah/raport mata pelajaran yang kalian miliki dan bisa juga seperti sertifikat pencapaian kalian yang bisa dijadikan portofolio. Mungkin kalian sudah tahu ada berbagai jalur masuk perguruan tinggi yang menggunakan/menjadikan syaratnya dengan nilai ijazh/raport. 

      Selain itu, dapat dilihat dari hobi yang dimiliki. Contoh: jika kalian memiliki hobi olahraga. Kalian bisa menjadikan jurusan pendidikan olahraga sebagai tujuan belajar selanjutnya. Nantinya kalian tetap bisa menyalurkan hobi kalian dan mempelajari hal lain mengenai olahraga seperti peraturan olahraga dan wasit olahraga. Contah lain, misalkan kalian memiliki hobi menggambar. Kalian bisa menjadikan jurusan arsitektur, animasi, komunikasi visual, seni rupa dan jurusan seni lainnya.

      2. Keinginan kalian 

      Selanjutnya kalian perlu mengetahui keinginan kalian. Ini merupakan hal yang paling penting dalam menentukan jurusan/perguruan tinggi tujuan. "Yah kalau kalian gak pengen, ngapain maksain ahaha.." Gampangnya gini, Apa cita-cita kalian? Apa profesi yang kalian inginkan? Setelah mengetahuinya, kalian bisa menentukan jurusan tujuan. Contoh, kalian ingin menjadi seorang pengajar/guru. Maka kalian bisa melanjutkan pendidikan di jurusan pendidikan atau pada jurusan ilmu pasti/keilmuan. Untuk jurusan ilmu murni/keilmuan, biasanya setelah selesai studinya disediakan kuliah tambahan sekitar dua semester untuk mendapatkan gelar pendidikan. Sehingga nantinya memiliki dua gelar, yaitu gelar keilmuan dan pendidikan.

      3. Langkah awal yang perlu dilakukan

      Logikanya seperti ini. Kalian Sudah mengetahui standar kemampuan kalian, minat kalian, Cita-cita kalian dan profesi impian kalian. Maka kalian perlu tahu apa langkah awal yang perlu kalian lakukan untuk mewujudkannya. Cari tahu apa yang kalian butuhkan untuk mencapainya, baik syarat yang diperlukan maupun tahapan dalam mencapainya. Contoh: Kalian ingin menjadi seorang tenaga pengajar matematika di sekolah menengah pertama. Setelah kalian mengetahui dan mempertimbangkan kemampuan serta syarat yang dibutuhkan, ternyata kalian perlu mempelajari ilmu pengetahuan matematika dan mencapai gelar strata satu. Maka kalian perlu belajar di jurusan pendidikan ilmu pengetahuan tersebut sampai mendapat gelar strata satu.

      4. Apa yang tersedia

      Sederhananya mungkin sama seperti teori ekonomi, agar berjalan baik Supply dan Demand harus sesuai. Dalam hal ini, kita tidak mungkin memilih suatu jurusan yang tidak tersedia. Namun kalian jangan kuatir, saat ini perkembangan jaman sangat pesat, banyak sekali jurusan baru yang muncul. Banyak juga lowongan kerja baru yang mungkin sebelumnya belum ada. Kalian bisa melihatnya diberbagai situs seperti https://web.snmptn.ac.id/ptn untuk dalam negeri, atau pencarian lain yang tersedia.

      5. Komitmen

      Setelah kalian menentukan pilihan, maka kalian harus memiliki komitmen. Mungkin terdengar remeh, tapi komitmen merupakan sesuatu yang penting demi kelanjutan kalian dalam menjalani perkuliahan dan mencapai yang kalian inginkan. Kuliah merupakan proses yang panjang dan segala kemungkinan bisa saja terjadi. Mungkin kalian akan mengalami kesulitan soal pelajaran, dosen, lingkungan kuliah, atau godaan lain seperti game "nah yang satu ini saya alami hahhaa..." Dengan adanya komitmen, seberapa kerasnya tantangan dan halangannya nanti, kalian akan tetap bekerja keras untuk menyelesaikannya.

      Mungkin cukup segitu yang dapat saya pikirkan dalam memilih jurusan kuliah. Looh... Kok cuma lima tahap saja? benar... untuk tahap selanjutnya akan dijelaskan di part II. Lima tahap diatas merupakan pertimbangan dasar yang berasal dari diri sendiri atau bisa disebut faktor internal. hehehe Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan pertimbangan bagi teman-teman semua. Terimakasih dan sampai jumpa kembali di artikel berikutnya.


      Baca selengkapnya

      Translate