Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Kuliah Free..!!! Siapa Yang Gak Mau #2

<<<   Sebelumnya.



Halo teman-teman. Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu baik ya.. Jumpa lagi di artikel lanjutan ini.
kuliah free #2

Oke langsung saja, ada beberapa cara lainnya yang bisa kalian lakukan. Selain student loans, bekerja sambal kuliah malam, wirausaha dan part time tentunya. Berikut adalah cara lain yang bisa kalian lakukan agar mampu melanjutkan kuliah tanpa membebani biaya kuliah pada orang tua.

Cara Kuliah Tanpa Biaya 

Beasisiwa

Scholarship atau beasiswa merupakan program bantuan pendidikan yang paling sering kita dengar. Berbeda dengan student loans, beasiswa bukan memberikan pinjaman dana, sehingga penerimanya tidak perlu melakukan pelunasan pinjaman. Lumayan santailaah… Gak Perlu pusing cari cara buat balikinnya.

Beasiswa biasanya dibagi menjadi dua. Beasiswa prestasi dan beasiswa ekonomi. Beasiswa prestasi sangat sulit mendapatkannya. Perlu perjuangan ekstra seperti harus memiliki prestasi ditingkat nasional atau bahkan lebih. Bisa juga dengan berprestasi dibidang lain sehingga kalian bisa direkrut oleh perusahaan untuk disiapkan bekerja di perusahaan tersebut nantinya. Sedangkan beasisiwa ekonomi merupakan beasiswa untuk masyarakat yang memang kurang mampu dalam perekonomian. Beasiswa ekonomi biasanya berupa program Bidik Misi.

Banyak sekali beasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi di Indonesia. Beasiswa bisa berasal dari institusi kampus dan bisa juga berasal dari instansi atau lembaga lainnya. Bila kalian sudah mengincar kampus tertentu, bisa langsung membuka situs kampus tersebut dan mencari informasi tentang beasiswa yang ada disana. 

Beasiswa yang berasal dari institusi kampus, biasa berupa beasiswa Bidik Misi. Bidik Misi merupakan beasiswa yang ditujukan untuk lulusan SMA atau calon mahasiswa. Setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta memiliki program beasiswa tersebut. 

Selanjutnya ada juga beasiswa yang berasal dari lembaga swasta lainnya. Biasanya beasiswa yang disediakan bisa didapatkan ketika sudah menjadi mahasiswa. Instansi atau lembaga swasta yang biasa memberikan beasiswa antara lain: Beasiswa Djarum, Beasiswa Astra 1st, Beasiswa Sampoerna, Beasiswa BCA Finance, Beasiswa Tanoto Foundation dan masih banyak lainnya.

Ada juga beasiswa yang berasal dari pemerintah. Yaa mungkin kalian familiar dengan yang ini. Beberapa beasiswa yang berasal dari pemerintah yaitu: Beasiswa LPDP, Beasiswa DIKTI, Beasiswa Kemendikbud, Beasiswa IKOPIN (Kementerian Koperasi dan UKM), Beasiswa DEKOPIN (Dewan Koperasi Indonesia).

Selain itu, ada juga beasiswa yang diberikan oleh pemerintah daerah langsung. Namun tidak semua daerah menyediakan program beasiswa tersebut. Yaa seperti yang kita ketahui, setiap daerah bebas menentukan anggarannya masing-masing.

Salah satunya yaitu Pemerintah tingkat provinsi atau Pemprov Maluku yang telah memiliki program beasiswa. Ada juga pemerintah tingkat kota maupun kabupaten yang jug memiliki program tersebut. Beberapa pemerintah daerah tingkat perkotaan atau Pemkot yang memiliki program beasiswa yaitu: Pemkot Semarang, Pemkot Sumedang, Pemkot Indramayu dan sebagainya. Sedangkan beberapa pemerintah tingkat kabupaten atau Pemkab yang memiliki program beasiswa yaitu: Pemkab Buru, Pemkab Kutai Barat, Pemkab Seram bagian timur, Pemkab Tual dan sebagainya.

Tidak semua beasiswa yang disediakan kampus di update melalui situs. Jadi bila ingin mendapat informasi lebih, kalian bisa memantau media informasi lainnya. Bisa seperti papan pengumuman kampus, bertanya pada pengurus himpunan, atau bisa juga bertanya langsung pada staf tata usaha.

Freelance sambil kuliah

Freelance juga biasa disebut pekerja lepas atau tenaga lepas. Menurut Wikipedia, freelance adalah seseorang yang bekerja sendiri dan tidak berkomitmen keada majikan pada jangka panjang tertentu. 

Keuntungan menjadi freelance sangat banyak. Seperti fleksibilitas waktu kerja, fleksibilitas tempat kerja. Kalian bebas menyesuaikan waktu dan tempat kerja kalian. Tentu sangat memudahkan kalian yang masih menjalani perkuliahan. 

Potensi pendapatan yang mungkin lebh besar. Mungkin loh yaa… Tidak menutup kemungkinan kalian bisa mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi. Tentu karena freelance tidak terikat pada satu “majikan” tentunya. Kalian bebas menentukan mau sebanyak apa pekerjaan yang ingin kalian kerjakan, dan tentu bisa menghasilkan banyak rupiah nantinya.

Freelance juga memberikan keuntungan dalam mengembangkan jaringan. Tentu jaringan merupakan hal yang sangat penting. Ada beberapa situs yang menyediakan informasi bagi para pelaku freelance. Situs tersebut antara lain: freelancer, fiverr, projects, seribulancer, iwriter, kontenesia dan masih banyak lainnya.

Terima Kasih.
Baca selengkapnya

Kuliah Free..!!! Siapa Yang Gak Mau #1

Pengen lanjut kuliah tapi gak ada dana? Biaya kuliah mahal bikin ragu buat lanjut kejenjang kuliah? Orang tua tak bisa membiayai? Bisa gak sih kuliah tapi free? Tenang kawan, sekarang semua itu bisa teratasi. 
kuliah free #1

Halo teman-teman. Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu baik ya. Jumpa lagi di artikel baru saya. Pada kesempatan ini saya ingin memberikan tips kepada teman-teman yang merasa kesulitan keuangan untuk melanjutkan kuliah.

Cara Kuliah Tanpa Biaya

Pendahuluan

Banyak orang mendambakan mampu mengenyam pendidikan yang tinggi. Tentu demi mendapatkan masa depan yang lebih baik. Salah satunya dengan cara melanjutkan kejenjang perkuliahan. Sayangnya, tidak semua bisa mewujudkannya. 

Banyak sekali kendala untuk bisa kuliah. Salah satunya adalah karena persoalan biaya. “Orang tua tidak sanggup membiayai, ya.. mau gimana lagi. Biaya kuliah mahal, belum biaya hidupnya,” dan alasan lainnya. 

Tenang kawan, ada beberapa cara agar kalian tetap bisa lanjut kuliah. Bahkan walau tanpa biaya dari orang tua sepeserpun. Berikut adalah cara yang bisa kalian lakukan agar mampu melanjutkan kuliah tanpa membebani biaya kuliah pada orang tua.

Student loans

Student loans atau biasa disebut pinjaman siswa. Merupakan bantuan dari lembaga atau institusi tertentu bagi teman-teman yang ingin melanjutkan kejenjang perkuliahan.  Bantuan yang diberikan berupa biaya kuliah beserta biaya buku dan biaya hidup lainnya. 

Bantuan yang diberikan berupa pinjaman yang harus dibayarkan atau dilunasi. Yaa namanya juga pinjaman, harus dibalikinlah kayak utang hehe. Tapi tenang, pembayaran atau pelunasan dilakukakan ketika kalian sudah lulus kuliah dan bekerja. Pelunasan dilakukan dalam jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya. 

Ada banyak lembaga yang menawarkan student loans. Dengan persyaratan dan mekanisme yang beragam. Kalian bisa mengeceknya langsung pada situs masing-masing. Seperti situs intitusi kampus dan situs lembaga lainnya. Beberapa lembaga lain yang menyediakan program student loans yaitu dana didik, Yayasan Sosial Bina Sejahtera, Dana Siswa Bangsa, Sampoerna Foundation dan sebagainya.

Bekerja sambil kuliah malam

Bekerja sambil kuliah? Bukan ngerjain tugas-tugas kuliah yaa. Ini bekerja beneran dengan jam kerja dan gaji sesuai kesepakatan. Pekerjaan yang sesuai mungkin seperti part time, atau mungkin berwirausaha. Yang nantinya dapat digunakan untuk membiayai perkuliahan dan hidup saat menjalani perkuliahan.

Kuliah malam? Yaitu kuliah waktu malam hari. Siapa tau ada yang belum tau aja. Beberapa perguruan tinggi biasa menyebutnya sebagai program kuliah karyawan, kuliah ekstensi, kelas karyawan, atau kuliah eksklusif. 

Lalu apa bedanya? Jelas beda dong. Kuliah malam berarti kalian kuliah malam hari hehe. Kuliah malam memang memiliki perbedaan dengan kelas regular lainnya. Kelas karyawan  biasanya dibagi menjadi dua. Kuliah malam yaitu senin sampai jumat dari jam 5 sore sampai jam 9 malam. Ada juga kuliah sabtu dan minggu.

Kelas ini lebih fleksibel karena kalian dapat menyesuaikannya dengan waktu kerja. Selain itu ada beberapa keuntungan kuliah malam atau kelas karyawan. Antara lain yaitu: lebih efektif, proses perkuliahan terasa lebih cepat, punya hak istimewa saat KKN (Kuliah Kerja Nyata), sikap dosen tidak seperti kelas regular, dan tentu saja bisa ngecengin lawan jenis yang sama-sama udah kerja haha.

Sudah banyak perguruan tinggi yang membuka program kuliah malam dengan beragam jenjang. Mulai dari jenjang D3 hingga jenjang S2. Program kuliah malam bisa ditemui pada Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, Universitas Trisakti, Universitas Pancasila, Universitas Dr. Soetomo, UPN Jatim, Universitas Muhammadiyan Surabaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Merdeka Malang, Universitas Bhayangkara dan lain sebagainya. 


Lanjut.   >>>

Baca selengkapnya

10 Tahap Memilih Jurusan Kuliah Part II

Halo teman-teman
Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu baik ya.
Pada artikel sebelumnya sudah saya jelaskan tahap memilih jurusan kuliah berdasarkan faktor internal. Bisa dilihat disini. Pada part II ini, saya akan memaparkan tahap memilih jurusan kuliah berdasarkan faktor eksternal. 
bingung #2

Pendahuluan

Menyelesaikan sesuatu yang kita mulai merupakan sesuatu yang membahagiakan, bahkan terkesan membanggakan. Sama halnya dengan lulus kuliah, seperti yang saya rasakan. Ratusan hari saya menjalani kehidupan kuliah. Berjibaku dengan tugas, dipaksakan hidup dengan orang-orang baru. manis, pahit, asam. "fuuuuh... gado-gado rasanya." Akhirnya saya berhasil lulus dengan predikat memuaskan. Lima tahun lamanya "puuaaass lamanya." Saya senang banget "aahhh.... akhirnya saya bebas.!" "akhirnya saya berhasil keluar dari belenggu ini." yeeee buka rantai, tempel sticker lulus di leptop. Seneng banget pokoknya.

Saya memutuskan untuk membuat artikel ini, dengan harapkan dapat menjadi pertimbangan teman-teman. Yaaah agar tidak merasa salah jurusan seperti yang saya rasakan. Simpel kan? "yaah saya memang sederhana orangnya hahhaa." Di Part II ini akan membahas dari faktor eksternal dalam memilih jurusan kuliah. Sengaja saya bagi dua agar artikelnya tidak terlalu panjang dan semoga kalian tidak bosan tentunya. Oke langsung saja, berikut pertimbangan untuk menentukan jurusan kuliah.

PERTIMBANGAN MEMILIH

Tips yang akan saya berikan ini merupakan hasil pemikiran saya berdasarkan pengalaman dan pertimbangan dari berbagai blog lain atau hasil sistem pencarian lainnya.

1. perhatikan situasi sekitar

Yah mungkin akan terdengar aneh ketika kita disarankan untuk mengetahui situasi sekitar. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa segala sesuatu disekitar selalu mengalami perubahan dan perkembangan. Sedikit Banyak kita perlu tahu perubahan dan perkembangannya agar dapat beradaptasi. Menurut saya ini juga berlaku ketika memilih jurusan kuliah. Dengan mengetahui kondisi sekitar, kita mampu memperkirakan/menentukan apa yang saat ini dibutuhkan. Jurusan apa yang mungkin memiliki prospek yang bagus. Jurusan mana yang dibutuhkan di sekitar kita entah didaerah, di negara kita, bahkan di tingkat global. Contoh: saat ini banyak sekali muda-mudi yang tertarik dibidang media sosial seperti instagram, youtube dan lainnya. Dengan mengetahui dan mempertimbangan hal itu, mungkin kalian bisa menentukan berkuliah dibidang grafis, komunikasi visual, animasi dan sebagainya.

2. Cari tahu lebih banyak

Selain agar kalian lebih tahu tentang jurusan tujuan, kalian juga perlu tahu prospek jurusan tersebut dalam mencetak lulusannya khususnya dalam dunia kerja. Entah nanti kalian akan bekerja dibidang yang sesuai jurusan, atau dibidang lainnya. Yah mungkin kalian akan berfikir, "kenapa bekerja dibidang lain? Lalu kenapa dulu saya memilih jurusan ini?" disini saya ingin menyampaikan, "tidak ada yang tidak mungkin kawan." Kalian akan mengalami proses panjang ketika kuliah dan pasti ada kemungkinan seperti itu. Banyak faktor yang menjadi penyebab kalian memutuskan bekerja dibidang lain, entah karena jenuh, saingan yang banyak, kalian merasa kalah jauh diantara lulusan lainnya, kesulitan bekerja dan peluang kerja sempit, ingin berwira usaha atau meneruskan usaha orang tua kalian. "Yah segala kemungkinan mungkin saja terjadi." Oleh karenanya kalian perlu mempertimbangkannya juga.

Sebagai contoh: saya lulusan Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya Malang. Bila saya bekerja sesuai bidang jurusan, saya bisa bekerja sebagai konsultan perencanaan atau bekerja pada instansi terkait perencanaan, baik swasta maupun negeri yang sebidang dengan jurusan. Namun karena berbagai alasan seperti diatas, saya ingin bekerja diluar bidang jurusan saya. Maka saya perlu mengetahui perusahaan mana saja yang bisa saya jadikan tempat melamar pekerjaan. Kualifikasi seperti apa yang bisa saya masuki. Untuk saat ini, hanya kualifikasi "semua jurusan/semua teknik" yang bisa saya masuki. "agak sedih sih..." Sangat jarang sekali perusahaan yang secara spesifik menyebutkan jurusan saya sebagai sarat kualifikasi yang dibutuhkan sebagai tenaga kerja baru.

3. Pertimbangan biaya

Tidak dapat dipungkiri bahwa biaya merupakan faktor yang sangat penting dalam pertimbangan memilih jurusan kuliah. Biaya yang saya maksud disini adalah biaya spp/administrasi kampus lainnya dan biaya lain yang tak terduga. Seperti praktikum, alat penunjang kuliah, biaya hidup sehari-hari bagi yang kos dan lainnya. Contoh: bila kalian kuliah dijurusan dan tempat sama seperti saya. Pada Jurusan saya selain mengharuskan kalian memiliki alat penunjang kuliah, kalian juga diharuskan mengeluarkan uang praktikum. Setiap semester terdapat praktikum yang mengharuskan kami turun dan menetap puluhan hari diberbagai daerah. Sehingga kami harus mengeluarkan biaya hidup dan akomodasi menuju daerah tersebut. Namun faktor biaya bukan penghambat untuk mendapat pendidikan yang kalian inginkan. Saat ini sudah banyak Instansi pemerintah/swasta yang menyediakan beasiswa. Dari lingkungan kampus juga selalu ada informasi tentang beasiswa. Atau mungkin kalian bisa ikut penelitian dosen/senior untuk tambah-tambah uang saku. Tinggal bagaimana kalian menyesuaikannya saja "selaw aja bro hehehe."

Selain itu pertimbangankan waktu kuliah juga dibutuhkan. Setiap Jurusan memiliki rentang waktu yang berbeda. Misalkan kalian kuliah kedokteran. Setidaknya kalian membutuhkan 5 tahun sebelum kalian dapat bekerja sebagai dokter. Pertimbangan waktu tersebut bisa digunakan untuk perhitungan besar biaya yang kalian butuhkan. Bisa juga sebagai pertimbangan untuk menentukan rencana masa depan seperti waktu menikah, bekerja dan lainnya. Sebagai informasi saja, untuk kalian yang ingin bekerja di BUMN/perusahan sejenisnya, saat ini kualifikasi lulusan baru pada lowongan kerja yaitu, maksimal berusia 25 tahun. Jadi pertimbangkan baik-baik tentang umur dan masa studi kalian.

4. Pertimbangkan orang lain

Kalian perlu membicarakan rencana kalian dengan orang lain sehingga kalian mendapatkan pertimbangan baru yang mungkin tidak kalian pikirkan. Kalian bisa meminta pendapat orang tua kalian, guru konseling di sekolah kalian, teman kalian dan orang-orang yang sudah bekerja baik dia bekerja dibidang jurusan yang akan kalian inginkan, maupun bidang lainnya.

Mungkin dengan meminta pendapat orang lain kalian malah semakin bingung karena banyaknya pertimbangan yang dihasilkan, walaupun mungkin pertimbangan itu tidak semua masuk akal bagi kalian. Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa pertimbangan yang diberikan itu malah lebih menyakinkanmu dalam memilih. "Ingat, kalian hidup bukan untuk kalian sendiri.!" hahaha

5. Persiapkan alternatif

Mempersiapkan alternatif merupakan salah satu cara tepat untuk menentukan pilihan. Dengan Banyak alternatif kalian dapat membandingkan berbagai pilihan yang ada. Memiliki alternatif berarti kalian sudah merencanakan sesuatu dengan baik. Selain itu, mungkin karena beberapa hal yang diluar prediksi menyebabkan kalian tidak dapat masuk jurusan tertentu. Maka kalian masih memiliki jurusan lain sebagai alternatif atau kuliah jurusan yang sama di kampus lain.

Atau mungkin kalian memutuskan cara lain seperti skip kuliah tahun itu untuk melanjutkan ditahun berikutnya. Sehingga kalian dapat lebih fokus mempelajari hal lain agar dapat diterima dijurusan tersebut. Dengan mempersiapkan alternatif kalian juga bisa menemukan peluang lain yang pada awalnya tidak kalian sadari.

Penutup

Mungkin cukup segitu yang dapat saya pikirkan dalam memilih jurusan kuliah. Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan pertimbangan bagi teman-teman semua. Terimakasih dan sampai jumpa kembali di artikel berikutnya.

Daaah...




Baca selengkapnya

CARA NAKAL YANG TEPAT

Halo teman-teman..
Bagaimana kabar kalian.? Semoga selalu baik ya..
Pada artikel ini saya akan memberikan tips/trik untuk kalian semua. Semua yang saya tuliskan merupakan hasil pemikiran dan pertimbangan dari pengalaman saya. Semoga bermanfaat untuk teman-teman.

Pendahuluan

Hanya ada satu unsur kepentingan pada tulisan ini, yaitu kepentingan penulis sendiri. Tulisan ini murni ditujukan kepada penulis sendiri haha. "ya kalau dipublish kan sewaktu-waktu bisa saya baca lagi sebagai pengingat hehe." tapi yaa siapa tahu teman-teman ada yang butuh juga kan yaa kan lumayan berguna juga hehe.

Hal-hal yang perlu diperhatikan agar nakalmu tepat sasaran

1. Kenali kegiatanmu

Jika berencana melakukan kenakalan, kalian perlu tahu seluk beluk kegiatan itu. Mulai dari cara melakukannya, hal yang dibutuhkan, resikonya dan cara mengatasi resiko. Dengan mengetahuinya diharapkan kegiatan kalian dapat berjalan lancar dan terkendali.

2. Kenali dirimu

Kalian perlu mengetahui diri kalian. Kapasitas kalian dalam memilih kenakalan. Jangan melakukan sesuatu yang dalam pengerjaannya membebani kalian. Atau mungkin melakukan kenakalan yang bisa menyebabkan orang lain berfikir, "ihh gak pantes." Nakal juga harus elegan guys. Contoh: kalian berencana memakai narkoba, padahal kondisi kalian buat makan sehari-hari susah. Narkoba harganya mahal loh. Jadi jangan ya, mending ngelem aja pakek sepatu bekas futsalan. Itu juga uda mabok kok, cukuplah kalau buat "ngefly ngefly-an."

3. Kenali sekitar

Ingat teman-teman, manusia adalah mahkluk sosial "aseek." Dalam hidup ini kalian gak sendirian. Ada orang tua, saudara, teman, temannya saudara. Bahkan ada instansi yang mungkin terpaksa terikat dengan kalian. Kayak sekolah, universitas, kantor, tempat tongkrongan, grup line. Jadi ketika kalian merencanakan berbuat kenakalan, pastikan hanya kalian yang akan merasakan semua "manfaat"nya, pastikan efek negatifnya tidak menyebar kesekitar kalian.

4. Bijaklah

Kalian harus bijak dalam melakukan kenakalan. Contoh: kalian berencana minum alkohol sampai mabok. Maka lakukan itu dengan bijak. Pilihlah tempat yang sesuai. Rencanakan dengan baik agar keinginan kalian tersampaikan dan tidak ada yang mengganggu ditengah kegiatan berjalan. Pastikan juga kegiatan kalian tidak mengganggu orang lain. Jika perlu, buatlah surat izin keramaian dari RT atau kantor polisi terdekat.

5. Pikir ulang

Setelah mempertimbangkan hal diatas, selanjutnya kalian perlu memikirkan ulang rencana kenakalan kalian. Hal ini dimaksudkan agar kalian bisa memastikan rencana kalian sudah matang. Jika perlu, buatlah studi kelayakan dari rencana tsb. Yaa studi kelayakan bisa dari segi finansial, sosial, lingkungan dsb. Yakinkan kembali diri kalian bahwa rencana kenakalan itu bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Pastikan rencana kenakalan kalian layak untuk dilakukan. Dan yang paling penting, pastikan bahwa kalian layak melakukannya. Maksud layak disini yaitu, kalian sudah yakin ketika melakukannya timbangan kebaikan kalian masih lebih berat dari pada keburukan kalian. "ya sebagai seorang hamba Tuhan, kita pasti ngarep surga kan dihari akhir haha." Jadi Pikirkan kembali semuanya teman.

Penutup

Mungkin itu dulu tips/trik tentang "nakal harus tepat" yang dapat saya berikan. Sebelum mengakhiri artikel ini, saya akan memberikan satu lagi pertimbangan. 
ingat!

Tanpa kalian sadari, dalam kehidupan sehari-hari kalian juga sudah melakukan berbagai kenakalan. Jadi pikirkanlah lagi ketika akan melakukan kenakalan lebih jauh. Sekian dan terima kasih.
Baca selengkapnya

10 Tahap Memilih Jurusan Kuliah Part I

Pada artikel ini saya ingin sharing sesuatu yang saya rasakan sebagai lulusan baru. Saya ingin memberikan pertimbangan kepada teman-teman yang berniat meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi terkait pemilihan instansi dan jurusan.  
bingung #1

Pendahuluan

Menyelesaikan sesuatu yang kita mulai merupakan sesuatu yang membahagiakan, bahkan terkesan membanggakan. Sama halnya dengan lulus kuliah, seperti yang saya rasakan. Ratusan hari saya menjalani kehidupan kuliah. Berjibaku dengan tugas, dipaksakan hidup dengan orang-orang baru. manis, pahit, asam. "fuuuuh... gado-gado rasanya." Akhirnya saya berhasil lulus dengan predikat memuaskan. Lima tahun lamanya "puuaaass lamanya." Saya senang banget "aahhh.... akhirnya saya bebas.!" "akhirnya saya berhasil keluar dari belenggu ini." yeeee buka rantai, tempel sticker lulus di leptop. Seneng banget pokoknya.

Singkat cerita, setelah lulus saya memutuskan mencari pekerjaan yang saya inginkan. Banyak lowongan pekerjaan yang saya kirimkan baik melalui online, Job Fair, Bursa Kerja dan lainnya. Namun saya melihat sulit sekali menemukan posisi pekerjaan yang sesuai dengan jurusan saya. Sampai akhirnya saya berfikir, "apakah saya telah salah masuk jurusan?" Jujur saya saya dulu memutuskan masuk jurusan karena bercandaan dengan teman saya. Teman sekolah saya dulu memutuskan kuliah jurusan arsitektur dan sipil, dan kata guru konseling saya "jurusan tata kota itu enak, calon orang sukses, nanti bisa merintah orang sipil dan arsitek bla..bla.. bla.." Yaaa itu meman becandaan antara guru dan kami saat itu haha. Sampai akhirnya saya masuk jurusan itu dan inilah yang saya rasakan.

Saya memutuskan untuk membuat artikel ini, dengan harapkan dapat menjadi pertimbangan teman-teman. Yaaah agar tidak merasa salah jurusan seperti yang saya rasakan. Simpel kan? "yaah saya memang sederhana orangnya hahhaa." Oke langsung saja, berikut pertimbangan untuk menentukan jurusan kuliah.

PERTIMBANGAN MEMILIH

Tips yang akan saya berikan ini merupakan hasil pemikiran saya berdasarkan pengalaman dan pertimbangan dari berbagai blog lain atau hasil sistem pencarian lainnya.

1. Kemampuan kalian

Sebelum kalian menentukan suatu instasi perguruan tinggi dan jurusan yang akan kalian jadikan tempat menempuh pendidikan, hendaknya kalian mengetahui kemampuan kalian. Kemampuan yang saya maksudkan ini seperti nilai ijazah/raport mata pelajaran yang kalian miliki dan bisa juga seperti sertifikat pencapaian kalian yang bisa dijadikan portofolio. Mungkin kalian sudah tahu ada berbagai jalur masuk perguruan tinggi yang menggunakan/menjadikan syaratnya dengan nilai ijazh/raport. 

Selain itu, dapat dilihat dari hobi yang dimiliki. Contoh: jika kalian memiliki hobi olahraga. Kalian bisa menjadikan jurusan pendidikan olahraga sebagai tujuan belajar selanjutnya. Nantinya kalian tetap bisa menyalurkan hobi kalian dan mempelajari hal lain mengenai olahraga seperti peraturan olahraga dan wasit olahraga. Contah lain, misalkan kalian memiliki hobi menggambar. Kalian bisa menjadikan jurusan arsitektur, animasi, komunikasi visual, seni rupa dan jurusan seni lainnya.

2. Keinginan kalian 

Selanjutnya kalian perlu mengetahui keinginan kalian. Ini merupakan hal yang paling penting dalam menentukan jurusan/perguruan tinggi tujuan. "Yah kalau kalian gak pengen, ngapain maksain ahaha.." Gampangnya gini, Apa cita-cita kalian? Apa profesi yang kalian inginkan? Setelah mengetahuinya, kalian bisa menentukan jurusan tujuan. Contoh, kalian ingin menjadi seorang pengajar/guru. Maka kalian bisa melanjutkan pendidikan di jurusan pendidikan atau pada jurusan ilmu pasti/keilmuan. Untuk jurusan ilmu murni/keilmuan, biasanya setelah selesai studinya disediakan kuliah tambahan sekitar dua semester untuk mendapatkan gelar pendidikan. Sehingga nantinya memiliki dua gelar, yaitu gelar keilmuan dan pendidikan.

3. Langkah awal yang perlu dilakukan

Logikanya seperti ini. Kalian Sudah mengetahui standar kemampuan kalian, minat kalian, Cita-cita kalian dan profesi impian kalian. Maka kalian perlu tahu apa langkah awal yang perlu kalian lakukan untuk mewujudkannya. Cari tahu apa yang kalian butuhkan untuk mencapainya, baik syarat yang diperlukan maupun tahapan dalam mencapainya. Contoh: Kalian ingin menjadi seorang tenaga pengajar matematika di sekolah menengah pertama. Setelah kalian mengetahui dan mempertimbangkan kemampuan serta syarat yang dibutuhkan, ternyata kalian perlu mempelajari ilmu pengetahuan matematika dan mencapai gelar strata satu. Maka kalian perlu belajar di jurusan pendidikan ilmu pengetahuan tersebut sampai mendapat gelar strata satu.

4. Apa yang tersedia

Sederhananya mungkin sama seperti teori ekonomi, agar berjalan baik Supply dan Demand harus sesuai. Dalam hal ini, kita tidak mungkin memilih suatu jurusan yang tidak tersedia. Namun kalian jangan kuatir, saat ini perkembangan jaman sangat pesat, banyak sekali jurusan baru yang muncul. Banyak juga lowongan kerja baru yang mungkin sebelumnya belum ada. Kalian bisa melihatnya diberbagai situs seperti https://web.snmptn.ac.id/ptn untuk dalam negeri, atau pencarian lain yang tersedia.

5. Komitmen

Setelah kalian menentukan pilihan, maka kalian harus memiliki komitmen. Mungkin terdengar remeh, tapi komitmen merupakan sesuatu yang penting demi kelanjutan kalian dalam menjalani perkuliahan dan mencapai yang kalian inginkan. Kuliah merupakan proses yang panjang dan segala kemungkinan bisa saja terjadi. Mungkin kalian akan mengalami kesulitan soal pelajaran, dosen, lingkungan kuliah, atau godaan lain seperti game "nah yang satu ini saya alami hahhaa..." Dengan adanya komitmen, seberapa kerasnya tantangan dan halangannya nanti, kalian akan tetap bekerja keras untuk menyelesaikannya.

Mungkin cukup segitu yang dapat saya pikirkan dalam memilih jurusan kuliah. Looh... Kok cuma lima tahap saja? benar... untuk tahap selanjutnya akan dijelaskan di part II. Lima tahap diatas merupakan pertimbangan dasar yang berasal dari diri sendiri atau bisa disebut faktor internal. hehehe Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan pertimbangan bagi teman-teman semua. Terimakasih dan sampai jumpa kembali di artikel berikutnya.


Baca selengkapnya

Translate